//Rudi Iskandar : Menditeksi Secara Dini Adanya Penyebaran//

Rapat Koordinasi Pakem di hadiri seluruh pihak pengawas di aula pertemuan Kejari dan di pimpin langsung Kepala Kejari MM Rudi Iskandar, SH.

Semarfm.com – Hari ini Selasa 30 Maret, bertempat di aula pertemuan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mukomuko (MM) dilaksanakan rapat koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Dan Aliran Keagamaan Masyarakat (Pakem). Rapat koordinasi yang di pimpin langsung Kepala Kejari MM Rudi Iskandar, SH didampingi Kasi Intelijen Sarimonang Beni Sinaga, SH, MH dan di hadiri Kepala Kesabagpol dan Sandi Iskameri dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tunggang Siregar. Selain itu juga di hadiri dari pihak kepolisian MM, Dinas Pendidikan MM dan Kemenag MM. kegiaatan rapat koordinasi membahas Pakem tersebut berlangsung pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Diungkapkan Kepala Kejari MM Rudi Iskandar, SH, rapat koordinasi ini tak lain, mengajak pihak yang terkait dalam pengawasan Pakem di Kabupaten MM, untuk menditeksi secara dini adanya aliran kepercayaan dan keagamaan yang menyimpang di tengah masyarakat di seluruh wilayah MM. Selain itu, menjaga dan mencegah agar daerah ini, tidak dimasuki oleh oknum-oknum yang ingin menyebarkan aliran sesat.

“Tim Pakem ini di bentuk, untuk menditeksi secara dini pergerakan aliran sesat di tengah masyarakat. selain itu saya mengajak bekerjasama dalam hal penanganan apa langkah – langkah dan strategi menditeksi aliran kepercayaan dan aliran keagamaan yang menyimpang jika terjadi di tengah masyarakat,”Ujar Rudi Iskandar.

Sementara Kasi Intelijen Kejari MM Sarimonang Beni Sinaga, SH, MH, menerangkan dalam pengawasan ia meminta pihak yang tergabung dalam Pakem untuk lebih waspada. Selain itu dalam pergerakan pengawasan, diupayakan menghindar agar tidak terjadi keresahan dan gesekkan di tengah masyarakat, contohnya dengan melakukan pendekatan dan memberikan peringatan ke pihak yang di awasi.

“Kalau bisa kita menghindar terjadinya pergolakkan. Kita mengawasi dengan ketat kegiatan kelompok yang mengadakan aliran menyimpang, namun mereka tidak merasa di awasi. Yang terpenting mari kita bersama – sama menjaga daerah kita agar tidak di susupi aliran – aliran yang menyimpang sehingga membuat resah serta ketentraman masyarakat Mukomuko,”Tutup Beni.(top)