//Dukcapil Jemput Bola, Operasikan Mobil “Tayo” //

Kadis Dukcapil Evi Busmanja, M.Si disela-sela istirahat siang menunjukkan Kartu KIA yang sudah di cetak. Mobil Dukling yang akan di aktifkan untuk perekaman ke setiap wilayah dan sekolah.

Semarfm.com – Sesuai dengan surat Menteri Dalam Negeri RI nomor 71.13/5496/SJ dan surat Gubernur Bengkulu nomor 470/082/Dukcapil/2021 ditujukan ke Bupati se Provinsi bengkulu tentang penerapan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai salah satu syarat masuk sekolah mulai tahun ajaran2021. Terkait hal tersebut Dinas Dukcapil Kabupaten Mukomuko (MM) telah mengambil langkah maju. Pada bulan maret ini, khusus KIA anak umur 0 – 5 tahun setingkat PAUD sekitar lebih kurang 10 ribu kartu sudah di cetak se Kabupaten MM. Sedangkan untuk kartu KIA anak umur 5 g 10 tahun setingkat SD baru beberapa yang sudah di cetak. Untuk merealisasi perekaman dan penerbitan kartu KIA jelang tahun ajaran baru, pihak Dukcapil akan berkoordinasi dengan Kepala Diknas MM. Selain itu Dinas Dukcapil akan menjemput bola mendatangi sekolah-sekolah dengan mengaktifkan kembali mobil “Tayo” yakni mobil keliling milik Dukcapil.

Dikatakan Plt Kadis Dukcapil Kabupaten MM, Evi Busmanja, M.Si, membenarkan jika sudah mendapat surat dari gubernur tersebut. Sesuai dengan arahan Bupati MM H Sapuan perekaman dan penerbitan kartu KIA akan di lakukan se optimal mungkin, hingga target sebelum ajaran baru tahun ini akan selesai. Untuk anak 0 – 5 tidak ada syarat foto, sedangkan anak umur 5 – 10 salah satu syarat adalah harus ada perekaman Foto. Dengan itu Evi mempunyai rencana aktifkan mobil keliling Dukcapil.

“Kartu KIA untuk anak 0 – 5 tahun sudah selesai di cetak. Yang akan kami jemput bola perekaman dan penerbitan kartu KIA untuk anak kelas 6 SD yang akan masuk SLTP. Kami akan berkoordinasi dengan Diknas, dengan menggunakan mobil Dukcapil keliling (Tayo red) kami akan keliling ke kecamatan se Kabupaten Mukomuko. Para staf dan pegawai di Dukcapil biasa menyebut mobil keliling dukcapil yakni mobil “tayo,”. Sudah lama mobil itu tidak beroperasi, saya akan operasikan kembali sesuai kegunaannya,”ungkap Evi Busmanja.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Mukomuko H Drs. Ruslan, M.Pd

Sementara Kepala Dispendik Kabupaten MM H. Drs. Ruslan, M.Pd mengungkapkan, kerjasama dengan Dukcapil telah dilakukan dengan memberikan data jumlah anak yang menempuh pendidikan sekolah dasar kelas 6 se kabupaten. Dari data terhimpun sebanyak 2700 anak kelas 6 yang akan di rekam dan di cetak kartu KIA. Untuk pelaksanaan kegiataan di lapangan seperti merekam dan menerbitkan itu wewenang Dukcapil. Namun Ruslan menyatakan Diknas siap membantu Dukcapil jika memerlukan data lain terkait dengan kartu KIA.

“Kami siap membantu terkait jumlah siswa se MM semua untuk kepentingan daerah. Kalau saya menyarankan, agar pihak dukcapil berkoordinasi dengan organisasi persatuan guru per wilayah, agar kegiatan perekaman bisa dilakukan dengan tidak mengumpul orang banyak. Selain itu juga mempermudah kerja pihak Dukcapil karena sudah di wakilkan setiap wilayah,”tutup Ruslan.(top)