//Bahas Rencana Perda Adat Istiadat MM//

Bapemperda DPRD MM gelar hearing dengar pendapat dengan BMA, tokoh adat dan sesepuh dari berbagai suku di MM, tentang rencana pembentukan Perda Adat Istiadat Kabupaten MM.

Semarfm.com – Langkah baik untuk persatuan dan kesatuan dalam membangun Kabupaten Mukomuko (MM) kedepannya terus dilakukan oleh pihak DPRD Kabupaten MM. Melalui Bapemperda DPRD, hari ini dilakukan hearing dengar pendapat dengan ketua Badan Musyawarah Adat MM, sesepuh suku Jawa, Minang, Batak, Sunda dan sesepuh lainnya, untuk membahas rencana akan di terbitnya Peraturan Daerah (perda) tentang adat istiadat Kabupaten MM. Dari dengar pendapat yang digelar tersebut, pihak BMA,tokoh adat dan sesepuh dari beberapa etnis yang ada di MM mendukung di terbitnya perda adat istiadat tersebut.

Busra Ketua Bapemperda DPRD MM

Diungkapkan ketua Bapemperda DPRD MM Busra, rencana pembentukan perda tentang adat istiadat ini adalah inisiatif dari Bapemperda DPRD MM untuk menerbitkan Perda yang memayungi adat istiadat di Kabupaten MM. Adapun sisi positif dari perda ini nanti, akan ada aturan yang menyatukan seluruh masyarakat MM. Pasalnya di daerah ini banyak terdapat perbedaan suku dan adat istiadat, namun boleh dikatakan belum menyatu satu sama lain. Dengan adanya perda ini nanti, semua masyarakat dari bebagai etnis akan bersatu bersama membantu pemerintah dalam membangun MM kedepannya. Salah satu yang di bahas dalam hearing, mengenai rangkaian kegiatan Hut kabupaten MM, kriteria pembangunan rumah adat dan gedung balai adat MM.

“Sekarangkan belum ada aturan mengikat. Dengan dukungan para tokoh BMA, adat dan sesepuh dari berbagai etnis ini nanti dan terbentuknya perda adat istiadat, maka Kapuang Sati Rantau Batuah yang terkenal dengan daerah yang masyarakatnya menjunjung tinggi adat istiadat akan tercipta,”ujar Busra.

Dilanjutkan Busra, hasil dari hearing dengar pendapat yang digelar, pihak BMA, adat dan perwakilan para sesepuh berbagai suku di MM mendukung terbitnya perda tentang adat istiadat tersebut. Hasil dari dengar pendapat ini, kelanjutannya akan masuk dalam berita acara pembahasan di DPRD terlebih dahulu dan akan di lanjutkan dengan pihak Pemkab MM.

“Alhamdulillah rencana akan di terbitnya perda adat istiadat ini mendapat dukungan penuh dari ketua BMA, tokoh adat, serta semua sesepuh suku yang ada di kabupaten Mukomuko. Secepatnya perda ini akan dirancang dan di bahas di DPRD lalu dilanjutkan dengan memberi usulan ke Bupati. Harapan kami Bupati mendukung usulan pembentukan perda adat istiadat kabupaten Mukomuko ini,”tutup Busra di dampingi Ansori anggota DPRD MM.(top)