//Anton : Kalau Saya Setuju, Demi Pemerataan Keterwakilan//

Semarfm.com – Usulan rencana penambahan jumlah kursi dan dapil anggota legislatif yang akan mewakili rakyat duduk di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko (MM) menjadi topik pembicaraan hangat masyarakat Kabupaten MM. Selama ini, mulai sejak awal pemekaran kabupaten MM hingga sekarang, jumlah kursi yang di perebutkan oleh para tokoh politik di MM sebanyak 25 kursi. Hal itu sesuai UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum, jumlah kursi anggota legislatif Kabupaten/Kota sesuai dengan jumlah penduduk MM yang belum mencapai 200 ribu jiwa.

Dengan tingginya kenaikan jumlah penduduk MM saat ini mencapai 199 ribu jiwa, maka di targetkan tahun 2023 jumlah penduduk akan mencapai 200 ribu jiwa lebih. Hingga sesuai aturan berlaku jumlah kursi di lembaga legislatif akan bertambah dari 25 menjadi 30 jatah kursi. Rencana usulan pemecahan dan penggabungan dari 3 dapil menjadi 5 dapil dari para tokoh pemuda dan masyarakat MM tersebut mendapat respon positif dari 4 politisi yang saat ini duduk menjadi anggota DPRD MM.

Antonius Dalle, Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko dari partai Perindo

Diungkapkan Antonius Dalle anggota DPRD MM dari Partai Perindo, menyetujui dengan usulan terkait penambahan jumlah kursi di lembaga legislatif dan pemecahan, penggabungan dan penambahan dapil. Namun semua itu harus sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Penataan dan penyerdehanaan dapil bisa meringankan biaya untuk pemilu.

“Kalau saya secara pribadi setuju rencana tersebut, demi pemerataan keterwakilan di setiap wilayah dan kecamatan di DPRD. Dampak baiknya, akan ada muara pemerataan pembangunan di seluruh wilayah di Kabupaten Mukomuko,”ungkap Anton.

Armansyah anggota DPRD Kabupaten Mukomuko sekaligus Ketua Partai Gerindra

Hal senada juga di sampaikan Armansyah anggota DPRD MM sekaligus ketua fraksi partai Gerindra, ia menyetujui rencana usulan dan akan mengajak para tokoh masyarakat dan pemuda untuk duduk bersama membahas hal tersebut. Namun tidak serta merta bisa dilakukan dengan cepat, jika jumlah penduduk MM tembus 200 ribu jiwa lebih pada tahun 2024, maka belum ada penambahan kursi di legislatif.

“Penambahan jumlah kursi bisa dilakukan jika jumlah penduduk kita mencapai 200 ribu pada tahun 2022 – 2023. Kalau terjadi tahun 2024 maka penambahan kursi akan terjadi di pemilu lima tahun kedepannya, kita harus punya data falid. Kalau saya secara pribadi setuju, asal sesuai aturan kami dari gerindra menyetujui,”jelas Armansyah.

Novri Ardiantasari. SE anggota DPRD Kabupaten Mukomuko sekaligus Ketua Partai Hanura

Hal serupa juga di nyatakan Novri Ardiantasari anggota DPRD MM dari partai Hanura, ia menyetujui usulan pemecahan dan penambahan dapil untuk pemilu tahun 2024. Mengenai permasalahan dapil perlu dibahas khusus dengan banyak pihak. Jika perlu di lakukan hearing dengan masyarakat perwakilan tiap kecamatan. Merujuk di pasal 272 UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umun, pembentukan dapil tetap memperhatikan 7 prinsip Penataan dapil.

“Pribadi saya setuju jika Mukomuko dari tiga dapil menjadi lima dapil jika jumlah kursi bertambah menjadi 30 kursi anggota legislatif. Misalnya contoh, Lubuk Pinang, Air Manjuto dan V koto di jadikan satu dapil dengan jatah 6 kursi. Jadi banyak keterwakilan dan aspek pembangunan dari aspirasi masyarakat terlaksana baik,”jelas Novri.

Aceng Jakaria anggota DPRD Kabupaten Mukomuko dari partai Demokrat

Dimintai tanggapan Aceng Jakaria anggota DPRD MM dari partai Demokrat, ia menjelaskan terkait penambahan kursi di lembaga legislatif dengan bertambah jumlah penduduk itu sudah tertera di aturan. Namun mengenai dapil akan di jadikan 5, perlu proses yang panjang, dan perlu menampung pendapat masyarakat tiap wilayah.

“Kalau masalah penambahan kursi, jelas ada aturannya. Kalau masalah pemecahan,penggabungan dari tiga dapil untuk di jadikan lima dapil agak nya rumit. Lebih bagusnya dilakukan jajak pendapat semua pihak terkait, sebab itu adalah hal yang prinsip. Jika perlu meminta tanggapan masyarakat MM mengenai hal ini. Namun rencana usulan dijadikan 5 dapil itu sangat bagus untuk Mukomuko kedepannya, sebab jika wilayah dapil luas, biaya pemilu juga besar, “tutup Aceng.(top)