//Saprin : Akan di Usulkan Untuk Pemilu 2024//

Semarfm.com – Pegelaran Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang, tampaknya akan berbeda di Kabupaten Mukomuko (MM). Terkhusus pemilihan legislatif, sejumlah para tokoh masyarakat dan pemuda, telah melakukan pengkajian dan penelusuran, maka tercetus sebuah usulan penambahan Daerah Pemilihan (Dapil) untuk kabupaten MM pada pemilu 2024 nanti. Berpedoman dengan UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum dan peraturan KPU nomor 16 tahun 2017 tentang Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Dalam Pemilihan Umum. Dijelaskan dalam aturan tersebut tertera, jika jumlah penduduk di atas 200 ribu jiwa, maka jumlah kursi menjadi 30 untuk anggota legislatif duduk di DPRD.

Saprin Efendi, S.Pd ketua DPD lembaga JIMM Kabupaten Mukomuko

Diungkapkan Saprin Efendi, SE, dari penghitungan dan penelusuran yang dilakukannya, jumlah penduduk Kabupaten MM dari data di Dinas Dukcapil saat ini lebih dari 199.000, Maka bertolak dari hal tersebut, di usulkan untuk penambahan Dapil di MM dari selama ini 3 dapil di usulkan menjadi 4 – 5 dapil.

“Dengan adanya penambahan nanti, dampaknya program percepatan dan pemerataan pembangunan terjadi di daerah ini. Jika dijadikan empat atau lima dapil, dari tiga puluh kursi di DPRD, maka setiap dapil di wakili 6 orang yang duduk di DPRD MM,”ungkap Saprin.

Hendra Cipta tokoh pemuda Kecamatan Kota Mukomuko

Sementara salah seorang tokoh pemuda Kecamatan Kota MM Hendra Cipta yang juga eks politisi ini, dalam pengkajian usulan pemecahan, penggabungan dan penambahan dapil, melibatkan banyak pihak dari beberapa unsur masyarakat. Dari pendataan yang di lakukan bersama tokoh pemuda yang lain, pemetaan usulan sudah dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. Selain itu dari penggabungan beberapa kecamatan yang coba dilakukan, tidak lepas dari karakter masyarakat tiap wilayah.

“Pemetaan Pemecahan, pengambungan serta penambahan dapil yang akan kami usulkan hanya tinggal beberapa hal yang terkendala. Adapun tujuan usulan ini, agar kedepannya lebih representatif dan mengakar, sebab dapil itu harus lebih menyatu dan menggambarkan corak wilayahnya. Jadi kami pikir dengan pertambahan penduduk tahun 2024, maka kami usulkan Mukomuko dijadikan lima dapil. Semoga pihak  pemerintah, DPRD dan parpol serta KPU mendukung usulan kami. Hal ini dilakukan  demi perbaikan kualitas keterwakilan rakyat di lembaga lesgislatif,”ujar Hendra cipta.

Surahmin tokoh masyarakat Dapil 3 Kecamatan Ipuh

Dimintai tanggapan Surahmin, tokoh masyarakat Kecamatan Ipuh, juga mendukung usulan dijadikannya 5 dapil di Kabupaten MM. Sebab hal itu akan berpengaruh positif dalam arah percepatan pembangunan di setiap wilayah.

“Saya mendukung penuh usulan dari tiga dapil dijadikan lima dapil pada pemilu Mukomuko tahun 2024 nanti. Dengan adanya wakil rakyat dari 5 dapil, rasanya lebih bagus untuk Mukomuko kedepannya,”kata Surahmin.

Evi Busmanja, M.Si Plt Kadis Dukcapil Kabupaten Mukomuko

Dikonfirmasi Plt Kepala Dinas Dukcapil MM, Evi Busmanja, M.Si, menyatakan peningkatan jumlah penduduk Kabupaten MM sangat signifikan. Terhitung dari 2018 hingga 2019 jumlah penduduk yang terdata 180 ribu jiwa. Data di Dinas Dukcapil tahun 2020 sampai awal tahun 2021, saat ini yang sudah masuk dalam daftar, jumlah penduduk Kabupaten MM mencapai 199 ribu jiwa.

“Target kita pada tahun 2023 nanti, jumlah penduduk kita bisa mencapai 220 ribu jiwa, yang akan masuk dalam data Dukcapil. Salah satu penunjang sekarang, tersedianya UPT Dukcapil di dapil 3. Hal itu mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan mempermudah pendataan jumlah penduduk nanti. Sebab selama ini terkendala jarak,”jelas Evi Busmanja.

Ketua KPUD Kabupaten Mukomuko Irsyad Kamarudin

Dimintai tanggapan Ketua KPUD MM Irsyad Kamarudin, terkait usulan para tokoh masyarakat dan pemuda tersebut, ia menerima dengan baik rencana usulan itu. Namun hal itu butuh proses yang panjang. Pasalnya akan di bicarakan dengan pihak Eksekutuif, Legislatif, Parpol dan Bawaslu perihal ini.

“Penambahan dapil itu dalam aturan salah satu syaratnya sejalan dan sesuai dengan jumlah penduduk. Namun semua itu bisa dilaksanakan dengan proses yang agak panjang. Kita akan sama-sama telaah usulan tersebut nantinya,”tutup Irsyad.(top)