//Dinkes Siapkan APD Lengkap Untuk Petugas//

Tim Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten MM ini lah yang akan di tugaskan menjadi Tim Satgas Covid Dinsos.

Semarfm.com – Dengan adanya insiden tidak ada petugas tim khusus saat pemakaman jenazah suspek covid beberapa waktu lalu, saat ini menjadi perhatian 2 Instansi di lingkungan Pemkab Mukomuko (MM). Direncanakan pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten MM akan menggandeng anggota Tim Tanggap Bencana (Tagana) untuk di  dijadikan Satuan Tugas (satgas) pemakaman jenazah terindikasi suspek Covid 19.  Selain itu, dari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) MM telah mempersiapkan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap bagi tim satgas saat turun melakukan kegiatan pemakaman.

Syahroni, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko

Diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Sosial MM Syahroni, pembentukan Satgas tingkat Kabupaten Dinsos tidak akan merekrut petugas dari luar, namun akan mengupayakan anggota tim tagana yang berada di bawah naungan Dinsos. Dalam pelaksanaan nanti, para anggota tagana akan di anggarkan biaya berupa honor dengan anggaran dana covid yang telah disediakan. Dalam waktu dekat, akan dilakukan pertemuan dengan pihak Dinkes dan Tim Tagan terkait hal ini.

“Setiap turun dalam kegiatan, tim satgas anggota tagana dari Dinsos akan di anggarkan biaya khusus. Jadi kita tidak perlu merekrut orang dari luar, sebab sudah ada tim tagana. Selama ini kita hanya terkendala tidak tersedia APD bagi petugas hanya itu saja, dalam waktu dekat ini akan kita bentuk tim satgas dinsos,”ungkap Syahroni.

Bustam B, Sekretaris Dinkes Kabupaten Mukomuko.

Dimintai tanggapan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten MM melalui sekretaris Bustam B menuturkan, sangat mendukung rencana dari Dinsos tersebut. Dikatakan Bustam, jika sudah terbentuknya Satgas di tingkat kabupaten dan kecamatan, untuk APD dinkes mempunyai stock untuk keperluan petugas. Para petugas melalui mekanisme yang ada bisa mengajukan permintaan APD lengkap di Dinkes.

“Yang terpenting tim satgas sudah terbentuk, baik tingkat kabupaten dan kecamatan, untuk perlengkapan kita masih ada stock APD untuk di berikan ke petugas satgas. Pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran virus covid 19 harus kita lakukan secara bersama-sama, kalau bisa tim satgas tingkat desa juga sudah terbentu hendaknya,”demikian Bustam.(top)