Semarfm.com – Mukomuko : Walaupun tanpa dihadiri oleh Bupati, Alhamdulillah Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( Perda -APBD) Mukomuko Tahun 2021 disahkan, dalam Rapat paripurna dilangsungkan di Gedung DPRD Mukomuko, Kamis siang (14/1). Semua pihak berwenang, telah menandatangani pengesahan Perda tersebut.

Perda APBD yang diketuk palu tersebut merupakan hasil pembahasan dan kesepakatan antara Eksekutif dan Legislatif. Adapun APBD Mukomuko 2021 yang disahkan tersebut, total pendapatan sebesar Rp 908 miliar lebih. Dari jumlah tersebut terdapat penambahan sekitar Rp 14 miliar dari usulan sebelumnya, yakni Rp 894 miliar lebih. Sehingga total rincian belanja yang tertuang dalam APBD Mukomuko tahun ini, sebesar Rp 922 miliar lebih.

Ketika dikonfirmasi, Ketua DPRD Mukomuko, M. Ali Saftaini, SE. membenarkan ada penambahan pada postur APBD Mukomuko. Penambahan itu karena ada potensi Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Tambahan dari DBH, ada potensi itu. Karena DBH ini sudah akumulasi dari Tahun 2017 yang belum ditransfer Pemprov,” ujar Ali,

Dalam RAPBD Mukomuko Tahun 2021 yang telah disahkan ini masih terdapat defisit sebesar Rp 13 miliar. Namun, itu merupakan hal biasa. Ia yakin defisit itu dapat ditutupi dari pembiayaan masuk ke Kas, seperti Silpa.

“Memang masih ada defisit sebesar Rp 13 miliar, namun kami yakin bisa ditutupi dari Silpa dan pembiayaan masuk lainnya,” tutur Politisi Golkar ini.

Sementara itu , Sekda Mukomuko, Drs. H. Marjohan mengucapkan kepada terima kasih kepada semua pihak , terutama instansi vertikal di daerah ini yang telah mensupport agar Perda RAPBD Mukomuko hingga dapat disahkan.

Dirincikan Sekda, postur APBD yang telah disahkan ini, total pendapatan sebesar Rp 908 miliar. Sementara total rincian belanja sebesar Rp 922 miliar. “Maka APBD kita masih ada defisit sekitar Rp 13 miliar sekian. Tapi kita yakin bisa tertutupi,” ujarnya.

Setelah ini, ungkap Sekda, pihaknya akan menyiapkan dokumen APBD untuk keperluan evaluasi Gubernur. Setelah selesai evakuasi Gubernur, tidak ada kendala lagi, Pemkab Mukomuko telah bisa membelanjakan anggran dan memulai program-program dan kegiatan yang tertuang dalam APBD.

Ditanya apakah mungkin masih terjadi pergeseran dan rasionalisasi, kata Sekda tergantung dengan hasil evaluasi Gubernur. Ia berharap, tidak ada perubahan yang signifikan pada evaluasi Gubernur nanti.

“Muda-mudahan evaluasinya bisa berjalan lancar, cepat, dan tidak ada perubahan yang signifikan. Kalau semua sudah tuntas, APBD sudah bisa dibelanjakan,” jelas Marjohan (@-)