//Dewan Kecewa Kinerja Bupati dan Pejabat Teras//

Sepi : Beginilah suasana gedung megah Pemkab MM usai pilkada.

 

Semarfm.com – Usai pelaksanaan pilkada di Kabupaten Mukomuko (MM), rupanya meninggalkan banyak pertanyaan untuk pihak Pemkab MM. Salah satunya, keberadaan Bupati dan Wakil Bupati MM serta Pejabat Teras Pemkab MM di pertanyakan. Pasalnya, ketidak hadiran mereka beraktifitas melaksanakan tugas dan kewajiban kerja berdampak pada “oleng” nya roda pemerintahan daerah. Terhitung sejak pilkada tanggal 9 Desember sampai saat ini, dua sosok pimpinan daerah tersebut dan pejabat teras tidak tampak di gedung Pemkab MM. Tidak optimalnya tugas mereka menjadi pertanyaan banyak pihak, tak lepas juga oleh para anggota DPRD MM.

Diungkapkan Nopi Yanto anggota DPRD dari Fraksi Perindo, tugas Dewan selaku lembaga pengawasan ia menyayangkan Bupati dan Wakil Bupati serta pejabat teras Pemkab MM tidak menunjukkan kinerja yang baik akhir- akhir ini.

“Kalau tugas mereka selaku pimpinan daerah kan masih 2 bulan lagi. Seharusnya mereka tunjukkan kinerja dan tanggung jawab dong. Saya sangat menyayangkan terjadi nya hal ini. Akibatnya kita lihat sendiri roda pemerintahan daerah sekarang tersendat. Ini untuk urusan masyarakat Mukomuko kedepan lho, saya sarankan agar mereka tunjukkan jiwa kepemimpinan mereka,”kata Nopi Yanto.

Sibuk : Usai pilkada para anggota DPRD MM tetap gelar Pembahasana Anggaran APBD 2021 dari pagi hingga malam hari

 

Sementara hal serupa juga di ungkapkan Armansyah anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, menurutnya kondisi roda pemerintahan Pemkab MM pasca Pilkada sedikit “oleng”. Khusus untuk para pegawai pemerintah daerah MM saat ini, seperti pepatah  “bagai anak ayam kehilangan induknya”.

“Seperti Pegawai di semua OPD mereka mau berbuat apa, untuk mengambil kebijakan tidak bisa, sebab itu hak pemimpin mereka. Saya meminta agar Bupati, wakil Bupati dan Sekda MM serta pejabat lainnya bertanggung jawab dengan roda pemerintahan MM tersendat ini. Semua harus kembali beraktifitas sesuai jabatan yang di emban,”tegas Armansyah.

Sementara menurut Wisnu Hadi anggota DPRD MM dari fraksi PKPI, salah satu kinerja dan tanggung jawab yang tidak di tunjukkan pejabat teras Pemkab MM, salah satunya saat pembahasan anggaran APBD 2021 di DPRD, pihak Badan Keuangan Daerah (BKD) tidak hadir.

“Pengelola keuangan daerah itu adalah BKD, pihak mereka tidak datang saat pembahasan anggaran. Apa alasan mereka tidak hadir juga kami tidak tahu. Padahal ini penting, pembahasan untuk arah pembangunan Mukomuko kedepan,”tutup Wisnu.(top)