//Wisnu : Sudah di Anggarkan Dana Untuk Gaji Honda//

Hearing : Ketua PGRI dan rombongan datangi BKD pertanyakan gajo tenaga Honda.

Semarfm.com – Kamis 17 Desember sekitar pukul 10.24 WIB, puluhan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Mukomuko (MM) mendatangi gedung Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) di Desa Ujung Padang Kecamatan Kota Mukomuko. Kedatangan rombongan PGRI ini, untuk mempertanyakan kejelasan tentang gaji Honor Daerah (Honda) tenaga pendidik sebanyak 1183 orang. Untuk gaji para Honda tenaga pendidik ini, gaji yang mereka terima sebesar Rp 1.000.000 perbulan. Namun sejak tiga bulan terakhir, para tenaga Honda belum menerima hak mereka tersebut.

Diungkapkan Ketua PGRI Kabupaten MM Rasita, S.Pd, membenarkan jika honda tenaga pendidik tidak menerima gaji terhitung 3 bulan terakhir. Disayangkan oleh Rasita, kedatangan mereka untuk menemui kepala BKD dan meminta jawaban pasti atas masalah ini tidak membuahkan hasil, dikarenakan kepala BKD tidak berada di kantor.

“Kami memperjuangkan hak-hak para Honda tenaga pendidik, mereka berada di bawah naungan PGRI. Kepala BKD katanya di bengkulu dan kami hanya bertemu Sekretaris dan Plt Kabid saja. Tidak ada kejelasan sama sekali. Kami akan terus berusaha hingga ada kepastian tentang gaji para Honda ini,”ungkap Rasita.

Ketua Komisi III DPRD MM Wisnu Hadi

 

Dikonfirmasi Ketua Komisi III DPRD MM Wisnu Hadi terkait hal ini, ia menyatakan jika dana untuk pembayaran gaji tenaga Honda sudah di anggarakan di APBDP tahun ini dan sudah tersedia dalam kasda di BKD. Mengenai mekanisme pembayarannya teknisnya pihak BKD.

“Mengenai gaji tenaga honor daerah termasuk tenaga pendidik, sudah kami anggarkan tahun ini. Sebelumnya kami juga sudah berpesan ke pihak BKD, jangan hanya mementingkan untuk menyelesaikan gagal bayar, dengan  mengesampingkan persoalan gaji tenaga Honda. Sekarang terbukti menjadi masalah baru kan, yang bertanggung jawab penuh ini ya BKD,”tegas Wisnu.(top)