Damsir SH Wakil Ketua komisi II DPRD MM

 

Semarfm.com – Banyaknya pengguna medsos baik Facebook (FB), Youtube dan lainnya, yang disalah gunakan oleh oknum – oknum tertentu, yang notabane ASN, perangkat desa dan karyawan BUMN serta BUMD, selain di pantau oleh Bawaslu masalah netralitas mereka rupanya juga dipantau oleh wakil ketua komisi II Damsir SH.

Diungkapkan Damsir, saat ini menjelang pemilihan tanggal 09 Desember nanti, ia mengaku sering memantau perjalanan politik melalui medsos. Sangat disayangkan oleh Damsir, banyak para pengguna medsos saling caci mencaci dan menghujat pengguna lain yang bersebrangan pilihan, beberapa pengguna medsos tersebut ada bekerja dibawah naungan pemerintahan. Sesuai peraturan pemerintah (PP) nomor 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korp dan kode etik pegawai negeri Sipil, PP nomor 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan pegawai. Peraturan untuk karyawan BUMN dan BUMD harus menunjukan netralitas di atur dalam UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum.

“Saya melihat di medsos banyak oknum yang menyalah gunakan fungsinya medsos. Banyak ujaran mencaci dan menghina karena masalah besebrangan pilihan paslon dalam pilkada ini. Saya menegaskan kepada oknum pengguna medsos, jangan rusak ke akraban masyarakat kabupaten karena pilkada ini. Saya meminta pihak bawaslu menindak mereka yang bermedsos membuat pecah belah masyarakat,”tegas Damsir.

Dilanjutkan Damsir yang anggota DPRD terpilih dari Fraksi Gerindra wilayah pemilihan Dapil 2 ini, lebih mengedepankan pesta demokrasi ini berjalan dengan damai dan tenang. Untuk terjadinya keinginan pilkada berjalan damai, tidak lepas dari ikut peran sertanya semua elemen masyarakat.

“Saya mengajak semua elemen masyarakat, ayo kita bersama-sama menjaga agar pilkada kali ini berjalan dengan damai dan tentram. Jangan percaya oknum yang menyebarkan isu sara, suku dan informasi hoak yang membuat perpecahan kita. Saya meminta agar para penegak hukum mempidanakan oknum penyebar isu membuat perpecahan di tengah masyarakat,”tutup Damsir.(top)