Kantor Desa Pondok Lunang yang diduga perangkat desa menghancurkan toilet tercatat aset daerah

 

Semarfm.com – Perangkat Desa Pondok Lunang Kecamatan Air Dikit diduga telah menghancurkan bangunan toilet umun di lokasi kantor desa. Diketahui bagunan toilet tersebut di bangun dengan dana APBD MM yang di anggarkan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang saat ini menjadi Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pada tahun 2020 ini, pihak perangkat desa tanpa koordinasi dengan bidang Aset BKD MM, diduga telah menghancurkan toilet umum tersebut, untuk perluasan pekarangan kantor desa.

Dikatakan Suhardi Tim Investigasi Badan Stabilitas Ketahanan Nasional (BSKN) Provinsi Bengkulu, dugaan penghancuran bangunan toilet umum yang dilakukan perangkat desa Pondok Lunang tercatat sebagai aset daerah. Untuk menghancurkan bangunan yang tercatat sebagai aset daerah harus melalui mekanisme dan sesuai aturan. Pasalnya pembangunan yang tercatat sebagai aset sumber dananya adalah uang negara.

“Seharusnya para perangkat desa mengkoordinasi dulu dengan pihak bidang aset apakah boleh dihancurkan atau tidak. Banyak aturan yang dilanggar oleh perangkat desa dalam hal ini. Kemungkinan banyak terjadi di desa lain,”ungkap Suhardi.

Menurut kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) melalui Kabid Aset Eka Purwanto, mengenai mekanisme penghancuran bangunan yang terdaftar di aset daerah harus sesuai aturan. Sebelum dilakukan kegiatan yang berkait dengan aset daerah harus di koordinasi terlebih dahulu.

“Belum ada koordinasi dari pihak perangkat desa mengenai penghancuran dua bangunan tersebut. Jika pembangunan tersangkut aset daerah, maka daftar aset tersebut harus dihapuskan terlebih dahulu. Untuk menghapuskan aset yang terdaftar ada beberapa aturannya lagi,”ujar Eka.

Dikonfirmasi Kades Pondok Lunang Burhandari, yang bersangkutan menyatakan tidak ada masalah mengenai bangunan toilet yang dihancurkan tersebut. Diakuinya pembangunan toilet umum tersebut dilakukan tidak melalui pihak PUPR.

“Tidak ada hubungan dengan pihak PUPR kami sudah mendatangi kantor PUPR mengenai hal ini. tidak ada masalah dengan bangunan itu,”elak Burhandari.

Ketika dikonfirmasi eks Kades Pondok Lunang M Dawam pembangunan toilet di Desa Pondok Lunang Kecamatan Air Dikit, dana untuk pembangunan bersumber dari APBD MM yang dikelola oleh Dinas PU sekitar tahun 2012.  Pembangunan toilet sebanyak 1unit dan sumur itu dengan anggaran dana sekitar puluhan juta rupiah.

“Ketika saya menjabat,memang ada pembangunan toilet dan sumur. Jika di hancurkan saya tidak tahu. Yang jelas itu sudah tercatat sebagai aset daerah. Jika kejadian penghancuran itu terjadi, maka ada kerugian negara,”(top)