//Burhan : Jangan Politisir Hak Berekspresi//

FPKM dukung pilkada damai dan siap turun gunung

 

 

Semarfm.com – Nuansa politik jelang hari pencoblosan pada bulan desember, baik Pilgub dan Pilbup sudah mulai panas. Pasalnya, tim pemenangan dari para calon mulai saling lapor temuan dilapangan. Hal ini membuat geram para pengurus Forum Peduli Kabupaten Mukomuko (FPKM). Pasalnya, seruan pilkada damai yang di lontarkan semua pihak pemerintahan di Kabupaten Mukomuko (MM) bisa tercoreng dengan kejadian ini.

Diungkapkan Ketua II FPKM Burhan, netralitas para perangkat desa dan Apratur Sipil Negara (ASN) memang harus ditunjukkan dalam perlehatan akbar ini. Namun ditegaskan Burhan tim paslon jangan langgar hak manusiawi, semua sudah ada aturan. Dengan adanya kejadian ini, Burhan meminta para tim paslon yang bertarung, bepolitiklah secara cerdas dan damai jangan melanggar hak individu atau orang banyak.

“Kami siap turun mendukung semua pihak dalam seruan pilkada damai. Untuk tim pemenangan para paslon Gub dan Bup berpolitik lah secara cerdas, para perangkat desa atau ASN yang berekpresi jangan dipolitisirkan, itu hak mereka dalam berekspresi.Saya menyatakan dengan tegas,jangan lah rusak kerukunan yang sudah tercipta selama ini di Mukomuko karena pilkada ini,”tegas Burhan.

Sementara di konfirmasi salah seorang petinggi Bawaslu Amrozi, menyatakan tugas dari bawaslu sesuai dengan aturan yang berlaku. Mengenai adanya laporan dari tim para paslon tetap di terima. Terlepas mengenai netralitas para perangkat desa dan ASN sudah di atur. Khusus para ASN diatur dalam UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN.

“Sesuai tugas, kami menerima laporan dan menindak lanjuti. ASN tidak diperbolehkan mengajak, berfoto bersama para paslon, dan memasang spanduk paslon dan lainnya. Kami juga berharap pilkada di provinsi Bengkulu khusus Kabupaten Mukomuko berjalan dengan damai dan aman,”tutup Amrozi.(top)