Kegiatan rehab ruang VIP yang sedang berjalan
Rehab gedung VIP RSUD MM yang sedang berjalan tahun ini.

//Suhardi : Diduga Ada Kejanggalan//
Smartfm.com – Kegiatan rehabilitasi gedung yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko pada tahun ini menjadi sorotan dari berbagai pihak. Pasalnya sebanyak 3 ruang yang di rehab itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2020,dengan pagu Rp lebih kurang Rp 16 M di duga ada kejanggalan. Dugaan kejanggalan terdapat di perehaban ruang vip kelas satu (I) dan tiga (III) dengan total dana Rp 5,8 M,pekerjaan rehab dilakukan oleh PT Affan Alvi sejahtera. Sebelumnya proyek pembangunan rumah sakit pada tahun 2012 yang lalu telah menjerat sebanyak 11 orang dalam kasus tindak pidana korupsi tahun 2016. Terungkapnya praktek KKN yang saat itu ditangani tim penyidik Polda Bengkulu,setelah keluar hasil audit pihak terkait,informasi menyatakan total loss pada pembangunan ruang Vip, sedangkan pengembalian kerugian negara sudah di kembalikan oleh pihak PT PP yang saat itu selaku pelaksana pekerjaan (rekanan).
Dikatakan Suhardi Tim investigasi Badan Stablitas Ketahanan Nasional (BKSDN) Provinsi Bengkulu,menurutnya, pekerjaan rehab bangunan ruang vip yang dilakukan pada tahun ini diduga sangat janggal. Dikarenakan status ruang vip tersebut belum jelas, apakah masuk aset daerah atau ada kaitannya dengan pihak PT PP.
“Ruang vip itu hasil audit pihak terkait dan sudah diexspos pihak penyidik ada kerugian negara,setahu saya ruang VIP kelas satu itu dinyatakan total loss (tidak di hitung) pembangunannya. Kasus itu juga sudah selesai di pengadilan para terhukum juga sudah menjalanan hukuman. Nah sekarang ruang vip kelas satu tersebut di rehab pada tahun ini. Status aja belum jelas mengenai gedung ruang vip tersebut”.tegas Suhardi.
Hal senada juga diungkapkan Salman ketua LSM Lira Kabupaten MM, seharusnya kalau bangunan yang dinyatakan total loss dari hasil audit tidak boleh di perbaiki atau direhab. Jikalau ingin dilakukan perbaikan, gedung tersebut harus di hancurkan seluruhnya. Di duga perehaban yang dilakukan oleh pihak RSUD MM pada tahun ini dengan pagu dana yang begitu besar terlalu berani dan menyampingkan prosedur  aturan yang ada.
“Setiap adanya proyek di RSUD MM selalu terjadi permasalahan, para pihak RSUD tidak menjadikan kasus-kasus yang telah ada sebagai bahan pembelajaran bagi mereka”ujar Salman.
Ketika di konfirmasi Kepala RSUD MM Tugur Adjasmiko ,mengakui adanya kegiatan perehaban bangunan gedung di RSUD pada tahun ini. Perihal mengenai gedung ruang VIP yang di katakan total loss dari hasil audit pada kasus tipikor yang lama, Dirut tidak mengetahui hal tersebut. “Kegiatan rehab pada tahun ini memang ada dan sekarang sedang berjalan. Adanya gedung yang hasil audit total loss pada kasus yg lama kami belum mengetahui hal tersebut. Kami lebih mendahulukan pelayanan dan azas manfaat”.terang Tugur.(top)