Semarfm.com – Seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko (MM) kesal dengan ulah pihak Dinas Kesehatan Kabupaten MM. pasalnya, sampai saat ini hasil tes swab mengenai positif tidaknya semua anggota DPRD MM terinveksi virus covid 19 yang telah dilakukan serentak pada hari Senin 28 September belum juga keluar. Hal tersebut membuat timbulnya Mosi ketidak percayaan para anggota dewan terhadap hasil tes swab yang keluar nanti.

Ditegaskan wakil ketua satu DPRD MM Novianto, ia mengaku sangat kesal dengan ulah pihak Dinkes tersebut. Dari jadwal standar keluar hasil swab setelah dilakukan tes selama 3 hari, tetapi sampai saat ini sudah satu minggu lebih belum juga keluar hasil tes tersebut. Dengan adanya kejadian tersebut, membuat para anggota dewan menunjukan Mosi ketidak pecayaan akan hasil tes swab nantinya. Untuk mengatasi hal tersebut, semua anggota DPRD MM sepakat melakukan swab mandiri ke RS Semen Padang Sumatera Barat. “Alasan pihak Dinkes seperti bertele-tele, jadwal awal cuma 3 hari, sekarang udah satu minggu. Masa alasan alat baru sampai dari Jakarta di Bengkulu hari ini. Kami tidak percaya dengan hasil ter sebut,makanya kami kompak lakukan swab mandiri. Saya tegaskan, jangan ada upaya politisir masalah penanganan virus covid ini”.tegas Novianto

Hal serupa juga di ungkapkan ketua komisi II Antonius Dale, ketidak percayaan dengan hasil swab yang akan dikeluar oleh pihak Dinkes nanti. Di jelaskan ya dari hasil rapid covid 19 yang di lakukan kemarin hasilnya non reaktif, sembari menunjukan kertas hasil tes.

hasil rapid tes covid 19 Sebanyak 25 anggota DPRD MM sudah keluar, hasil menyatakan non reaktif
Hasil Rapid tes covid Anton non reaktif

Dilakukan swab mandiri agar seluruh masyarakat terutama pihak keluarga, tidak was-was dengan aktivitas yang dilakukan seluruh anggota DPRD selama ini. Ketegasan masalah positif tidak masyarakat terinfeksi virus covid 19 jangan di politisir. “Kami sudah menegaskan kepada pihak eksekutif melalui Dinkes, jika hasil sawb kami nanti positif, maka kabupaten MM akan lockdown total. Sebab pihak eksekutif juga sering kontak langsung dengan kami, dan mereka juga telah Seharusnya semua pihak eksekutif juga di tes”.ungkap Anton

Dituturkan Busra anggota komisi II, seluruh  anggota DPRD akan berangkat pada hari Selasa 6 Oktober siang ini, rencana akan langsung menuju RS Semen Padang besok Rabu 7 Oktober dilakukan tes swab. Hasil tes akan keluar 3 hari kemudian. “Kami hari ini berangkat, setelah tes besok kami akan tetap disana menunggu hasil tes swab keluar selama 3 hari. Kami tidak ingin menunggu hasil tes dari Bengkulu terlalu lama. Dan kami juga tidak percaya lagi. Semuanya akan terjawab setelah keluar hasil tes swab mandiri kami nanti”.ungkap Busra.(top)