Semarfm.com – Mukomuko : Buku Nikah penting dimiliki oleh pasangan suami istri guna keperluan administrasi kependudukan (Adminduk) dan juga kepentingan lainnya. Negara juga saat ini terus mendorong perapian administrasi pernikahan ini berdasarkan data di kabupaten Mukomuko ada ribuan pasangan suami istri yang pernikahannya belum tercatat .

Untuk mendapatkan Buku Nikah sekaligus mencatatkan pernikahan harus melalui proses Sidang Itsbat Nikah di Pengadilan Agama,  yang menjadi kendala banyak yang belum tahu tahapan dan tatacara Sidang Itsbat.

Melihat persoalan tersebut, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mukomuko hadir untuk masyarakat, dan rencananya akan memfasilitasi penyelenggaraan Sidang Itsbat Nikah bagi pasutri di daerah ini. Seperti yang disampaikan Ketua PWI Mukomuko, Budi Hartono ketika dikonfirmasi kemarin.

“Benar,  dalam rangka HUT ke-3 PWI Mukomuko, kegiatannya dalam bentuk sosial, rencananya memfasilitasi penyelenggaraan Sidang Itsbat massal,” terang Budi lebih lanjut.

Dikatakannya, sejak jauh-jauh hari pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pengadilan Agama, Kantor Kemenag Mukomuko, Pemkab Mukomuko dalam hal ini Dinas Dukcapil sebagai langkah persiapan. Bahkan bersama instansi-instansi tersebut, telah dilaksanakan verifikasi calon peserta yang dilaksanakan Jumat (24/7) kemarin di Aula Kantor Camat Kota Mukomuko.

“Target kita, peserta Sidang Itsbat massal ini sebanyak 20 pasang suami istri. Ternyata antusias masyarakat cukup tinggi. Yang mendaftar sekitar 23 pasang, namun yang bisa mengikuti Sidang Itsbat nanti cuma 21 pasang. Ada satu pasang tidak hadir saat verifikasi dan pendataan satu orang lagi terganjal administrasi. Yang bersangkutan pernah menikah dan tidak bisa menunjukan akte cerai dari Pengadilan Agama,” ungkap Budi.

“Verifikasi tadi langsung dilakukan oleh Tim dari Pengadilan Agama (PA) Mukomuko dan pihak Kecamatan Kota, kebetulan peserta kita semua dari Kecamatan Kota kecuali ada satu pasang dari Kecamatan Pondok Suguh,” sambungnya.

Selanjutnya, dijelaskan Wartawan Bengkulu Ekspress ini, nama-nama hasil verifikasi nanti, akan dikoordinasikan dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Mukomuko, untuk dilakukan pengecekan ulang. Jika nama-nama hasil verifikasi dan pendataan itu benar pernikhannya belum tercatat di KUA, secara otomatis mereka bisa mengikuti Sidang Itsbat Massal yang diselenggarakan PWI Mukomuko.

“Sidang Itsbat massal ini rencananya kita langsungkan pertengahan Agustus nanti, setelah HUT Kemerdekaan RI. Karena Sidang Itsbat ini harus di daftarkan dulu ke Pengadilan Agama, kemudian setelah pendaftaran, baru ditentukan waktu sidangnya. Paling cepat sidang bisa dilaksanakan 14 hari setelah pendaftaran kita masukan ke PA. Target kita awal Agustus, pendaftaran sudah tuntas dan pertengahan Agustus Sidang bisa dilaksanakan sesuai rencana,” beber Budi

Ditambahkannya, kegiatan ini tidak hanya sebatas Sidang Itsbat, tapi, peserta nanti bisa langsung mendapatkan Buku Nikah resmi dari KUA. Dan Budi menegaskan, semuanya gratis tanpa pungutan biaya.

“Kegiatan ini didukung penuh Pengadilan Agama,  Kantor Kementrian Agama Mukomuko, Pemerintah Kabupaten mukomuko,  Alhamdulillah semua urusan dimudahkan. Saya berharap semuanya bisa berjalan dengan lancar,” tukasnya.

Tujuan dari rencana kegiatan ini, tidak lain untuk membantu masyarakat memperoleh Buku Nikah dan Pernikahannya tercatat dan resmi menurut Peraturan Negara, sehingga hak-haknya sebagai warga sipil bisa diperoleh secara utuh tanpa ada kendala administrasi lagi.

“Tujuan utama jelas membantu masyarakat, khususnya suami istri yang belum memiliki Buku Nikah. Kemudian PWI juga ingin membantu Pemerintah merapikan administrasi pernikahan ini. Jumlah yang dibantu PWI ini memang belum seberapa dibandingkan dengan data Kemenag yang jumlahnya mencapai ribuan. Tapi harapan kami, ini menjadi langkah awal” ujar Budi