Semarfm – Mukomuko : Diduga lepas dari pengawasan orang tuanya, seorang balita di Kecamatan Malin Deman Kabupaten Mukomuko dikabarkan meninggal dunia di kolam limbah rumah tangga tepat di belakang rumahnya, Minggu (03/05 /2020).

Dv (1) anak dari pasangan Junaidi dan Susi itu, pertama kali ditemukan oleh Abules (30) di tempat pembuangan air rumah tangga dengan kedalaman sekitar 150 cm itu dalam kondisi sudah mengambang di permukaan
” Iya benar ada anak-anak meninggal, bukan di kolam tapi di limbah pembuangan air rumah itu atas nama Dv (1),” kata Bukhari, Kepala Desa Talang Arah kepada semarfm.com Minggu (03 /05 /2020)

Di tempat terpisah, Subuh Hasnaini (43) yang merupakan paman korban juga mengatakan, Dv (1) kemungkinan lepas dari pengawasan orangnya dan ditemukan sudah meninggal dunia
” Dv (1) adalah anak dari adik saya, sekitar pukul 14. 00 wib (Minggu 03/05 /2020) di temukan orang adik ipar saya sudah mengambang di kolam pembuangan rumah tangga dengan kedalaman sekitar 1.5 meter.” kata Subuh kepada semarfm.com , Minggu (03 /05 /2020)

Sementara di Kecamatan Pondok Suguh, seorang pelajar berusia 10 tahun juga dikabarkan terbawa arus dan tenggelam di sungai air teramang Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko. Dv (10) diduga tenggelam saat bermain bersama empat orang kawannya

Kapolres Mukomuko AKBP Andy Arisandi, SH.S.IK.MH melalui Kapolsek Pondok Suguh mengatakan, pada Minggu (03/05 /2020) sekitar pukul 14.45 wib, Dv (10) bersama dengan empat orang kawannya bermain di sungai air teramang dengan menyusuri aliran sungai

” Salah satu teman korban berjalan dengan menyusuri tepi sungai, sedangkan 4 orang disungai. Kemudian korban tiba-tiba panik minta tolong sama kawannya karena tidak bisa berenang, akan tetapi kawannya tidak bisa menolong dan kawan korban pada saat itu berusaha berteriak minta tolong kepada seseorang yang sedang mancing, “kata IPTU Nanuk Irawan, S.I.kom, Kapolsek Pondok Suguh kepada semarfm.com, Minggu (03 /05 /2020)

Namun ketika dicari lanjut IPTU Nanuk, korban sudah tenggelam dan kemudian korban diketemukan kurang lebih 200 meter dari TKP (Tempat Kejadian Perkara) dalam kondisi telah meninggal dunia
” Setelah dilakukan pencarian sekitar satu jam oleh Aparat bersama masyarakat, korban ditemukan sudah meninggal dunia dan kemudian dibawa ke puskemas untuk pertolongan lebih lanjut,” pungkasnya

Pewarta YN