Semarfm – Air Rami : Dengan alokasi Dana Desa tahap awal sebesar 40 persen, Pemerintahan Desa Talang Rio Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko melanjutkan pembangunan di beberapa sektor. Hal ini terlihat dalam kegiatan penentuan titik nol di beberapa tempat dengan melibatkan 5 pilar desa Kamis, (23/04 /2020)

Pj Kades Talang Rio dalam keterangannya mengatakan, di tahap pertama pihaknya akan menggunakan DD di beberapa sektor pembangunan
” Ini merupakan pembangunan lanjutan di beberapa sektor, yaitu pembangunan balai desa, pembangunan tugu perbatasan, pembangunan TPA. Kami sangat berharap kepada seluruh pihak yang hadir untuk dapat memberikan masukan dan arahan untuk kesuksesan pelaksanaan kegiatan, ” kata M. Sidik, S. Sos di Balai Desa Talang Rio

Camat Air Rami yang turut hadir dalam kegiatan itu menyampaikan agar BPD yang baru untuk berkoordinasi dengan Pemdes terkait hal-hal yang menyangkut peran, tugas dan fungsinya
” Terkait pelaksanaan kegiatan hari ini, pelaksanaan titik nol dengan menggunakan DD tahap satu, ini merupakan titik awal pembangunan. Saya berharap TPK dapat melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan apa yang telah di rencanakan yang sudah di RAB,” kata Darmono, Camat Air Rami

Dalam situasi seperti saat ini (Pandemi Covid-19,. red), Darmono wilayahnya dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan harus mematuhi Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona, baik pusat maupun daerah
” Artinya apa, dalam pelaksanaan pembangunan harus menyesuaikan dengan aturan dan ketentuan yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah,”imbuhnya

Camat Air Rami berpesan dalam pelaksanaan pembangunan dapat mengakomodir masyarakat yang terkena dampak Covid-19
” Kepada Kepala Desa dan TPK, saya mohon dalam bekerja pelaksanaan DD ini tolong di akomodir masyarakatnya. Masyarakat dilibatkan dalam pekerjaan Padat Karya Tunai Desa supaya dapat menambah penghasilan. Dengan pelaksanaan pembangunan di desa masyarakat bisa menerima manfaat dan meringankan beban ekonomi masyarakat, “ungkapnya

Namun Darmono menegaskan, walaupun pelaksanaan pembangunan dilakukan dengan PKTD (Padat Karya Tunai Desa) harus tetap mengutamakan kwalitas
” Kwalitas pembangunan itu harus di utamakan, jangan asal jadi, oleh karena itu pengawasan dari kepala desa dan BPD harus tetap dilakukan, hingga manfaatnya dapat dirasakan maksimal oleh masyarakat. Pelaksanaannya juga harus dilaksanakan secara terbuka, jangan ada yang ditutup – tutupi, silahkan masyarakat untuk mengawasi dengan aturan – aturan yang ada, ” tegasnya

Selain itu, Mantan Sekcam Air Rami ini juga menyampaikan, transparasi kegiatan dengan melibatkan seluruh unsur dan jika ada permasalahan, hendaknya dapat di selesaikan di tingkat Desa
” Transparasi dengan melibatkan Kades, BPD Media dan unsur lainnya dengan mengacu pada aturan yang berlaku. Jika ada hal-hal atau permasalahan hendaknya jangan langsung keluar atau melaporkan ke aparat hukum, selesai dulu di dalam sebab ada 5 pilar desa. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan.” Pungkasnya

Pewarta : YN