Semarfm – Mukomuko : Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pendidikan telah mengeluarkan kebijakan untuk memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa/siswi TK, SD dan SMP yang sebelumnya telah ditetapkan tanggal 31 Maret, dan akan diperpanjang sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko dalam SE (Surat Edaran) seluruh guru diwajibkan membuat grup belajar dengan menggunakan WhatsApp melalui orang tua atau siswa
” Dalam SE sudah kita sebutkan, suruh WhatsApp dengan orang tua atau dengan anak yang bersangkutan untuk komunikasi,” kata Ruslan, M. Pd Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan saat di konfirmasi semarfm.com belum lama ini

Saat disinggung keterbatasan dan kemampuan bahwa tidak semua orang tua murid memiliki Hand Phone jenis Android dan dikhawatirkan terjadi kesenjangan sosial dalam penyampaian pelajaran kepada siswa/siswi, mantan Kadis Kominfo ini mengatakan pihaknya mengarahkan kepada guru untuk melakukan pemantauan
” Kita jugakan menjaga jarak, paling tidak kita arahanya ke gurukan pemantauan dan kita berharap dengan Kades – Kades guru tidak keluar dari desanya masing-masing dan kita sudah kirim surat ke Camat mohon agar Camat menyampaikan ke Kades – Kades,” paparnya

Masih menurutnya, pihaknya akan meminta kepada seluruh Kepala Sekolah untuk melakukan pendataan terhadap orang tua yang tidak memiliki WhatsApp atau Android
” Nanti kita cari solusi, nanti kita panggil orang tua murid dan ini dilakukan oleh pihak Sekolah. Bisa jadi solusinya dengan meminjam Android keluarganya di jam-jam tertentu untuk dipegang dengan anak tersebut,” tuturnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko menambahkan dalam kondisi seperti ini, semaksimal mungkin siswa /siswi mendapat pelayanan Pendidikan meskipun secara minimal
” Pihak sekolah akan mengakomodir orang tua yang tidak memiliki Android untuk memantau atau melaporkan hasil bimbingan, ” ungkapnya

Ruslan menegaskan, guru tidak boleh memberi tugas kepada siswa melalui media kertas
” Kita tidak boleh berhubungan, nanti dia megang kertas dan sudah tersentuh.”pungkasnya

Pewarta YN