Semarfm.com – Air Rami : Hingga bulan maret tahun 2020 puskesmas Air Rami Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko telah merawat 60 orang pasien positif Demam Berdarah (DBD)

” Yang positif DBD untuk sampai Januari 49 orang ditambah bulan Februari jumlah 11 orang,” kata Kepala Puskesmas Air Rami, Wahid Setiono, A.Md.Kep saat dikonfirmasi selasa (03/03/2020)

Menurutnya, tindakan pencegahan penyebaran nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus telah dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya mengajak masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) yang dijalankan melalui proses penyadartahuan. Diharapkan, setiap individu menjadi sadar kesehatan dan mampu menjalankan perilaku bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-harinya.
” Beberapa waktu yang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko juga menggelar acara Fokus Grup Diskusi (FGD) dengan melibatkan unsur Tripika di tingkat Kecamatan dan masyarakat dan tokoh lintas sektor dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN),” ungkapnya

Sementara, kendala yang dihadapi saat ini adalah Puskesmas Air Rami Belum memilih alat untuk mengecek trombosit
” Untuk alat yang mendeteksi DBD (NS 1) di Puskesmas Air Rami sudah ada, yang tidak ada alat untuk cek trombosit, “imbuhnya

Wahid menambahkan, selama ini jika ada pasien suspek DBD pihaknya melakukan pengecekan di Kecamatan Ipuh
” Kalau ada pasien suspek DBD kami menyarankan untuk melakukan pengecekan trombosit di ipuh dan alat tersebut milik pribadi, bukan milik instansi Pemerintah. ” ucapnya

Pihaknya berharap Pemerintah Daerah dapat menyediakan alat tersebut sebab di Kecamatan Air Rami jumlah pasien DBD sangat banyak

Pewarta YN