Semarfm.com – Mukomuko : berduyun duyun masyarakat mendatangi suara serunai dan gendang yg ditabuh di panggung Utama Festival Kapuang Sati Ratau Batuah jum’at malam 21/02/20 untuk menyaksikan penampilan para penari gandai dari seluruh penjuru Kabupaten Mukomuko.

Sebanyak 29 grup tari mengikuti lomba tahunan tari khas Kabupaten Mukomuko yang sudah menjadi Warisan Budaya Tak Benda dan pada tahun 2019 lalu tercatat di Musium Rekor Indonesia ( MURI ) dengan penari terbanyak 1.435 orang.

Diakui oleh salah seorang panitia Isra S.Sn bahwa ada peningkatan jumlah peserta pada tahun ini ” minat masyarakat mengikuti lomba tari gandai pada tahun ini, memang besar pengaruh setelah giat pencatatan rekor muri tahun lalu ” ujar Isra ditangah tengah berlangsung.

Hal senada juga diakui oleh camat Air Dikit Syafriadi SH, ” kita Kecamatan Air dikit mengirimkan 5 grup, terdiri atas 4 desa 1 kecamatan, dan hal ini bukan karena pendafaranya gratis, tetapi ini bagian dari sumbangsi kami dalam upaya melestarikan warisan budaya Mukomuko ” ujarnya. Dan yang menarik peserta yang mewakili kecamatan adalah istri-istri Kades dan perwakilan desa-desa di Kecamatan Air Dikit.

Penari gandai menunggu giliran tampil

Adapun penilaian lomba meliputi Orisinalitas tari, kekompakan dan harmonisasi musik dengan tari, kwalitas gerak tari busana dan tata rias, dan sampai saat berita dinaikan festival gandai tradisi ini masih berlangsung

Pewarta @4N6