semarfm.com – Mukomuko : Kepolisian Resort Mukomuko bersama dengan Polisi Hutan KPHP Mukomuko mengamankan kayu yang tidak memiliki dokumen resmi sebanyak 32,01 M3.
Hal ini terungkap dalam press release oleh Polres Mukomuko yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Andy Arisandi S.H.S.IK. M.H didampingi Kepala UPTD KPHP Mukomuko M. Rizon S.Hut.MSI di Mapolres Rabu 08/01/20

Dijelaskan oleh Kapolres,  berawal dari  bencana banjir bandang di wilayah kecamatan Selagan Raya , Polres Mukomuko menduga salah satu penyebabnya adalah kerusakan Hutan dengan pembalakan kayu secara liar yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Setelah dilakukan penyelidikan dan patroli rutin bersama Polres dan polhut KPHP Mukomuko, pada tanggal 6 januari ditemukan tumpukan kayu di desa Aur cina kecamatan Selagan Raya lengkap dengan mesin Serkel.

Polres akan mengidentifikasi asal kayu tersebut karena jenis kayu meranti dengan ukuran seperti hasil tangkapan karena menurut Rizon jenis kayu ini sudah tidak ada lagi di HPL disekitar tangkapan. ada kemungkingkinan kayu tersebut diambil dari TNKS.

Dijelaskan juga oleh Kapolres pelaku pembalakan ini nanti akan dijerat dengan UU no 18 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan Hutan dengan hukuman kurungan minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun dengan denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak 2 milyar Rupiah.

pewarta : @4n6