Semarfm.com – Puteri Hijau : Seorang ayah berinisial, DE (37) benar-benar bejat. Warga Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara ini diduga tega mencabuli anaknya sendiri hingga hamil 7 bulan. Parahnya lagi, anaknya tersebut masih di bawah umur dan masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). DE pun ditangkap jajaran Polsek Putri Hijau jumat 20 Desember 2019 atas laporan istrinya.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton Setyo Hartanto, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Putri Hijau IPTU Ferry Octaviari Pratama S.I.K., M.H membenarkan peristiwa tersebut
” Benar telah terjadi tindak pidana asusila yang diduga dilakukan oleh ayah kandung terhadap anaknya dan yang diduga pelaku telah diamankan oleh jajaran Polsek Putri Hijau sekitar pukul 11.30 wib masih di wilayah hukum Polsek Putri Hijau. Saat ini kami sedang malakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, memeriksa beberapa orang saksi dan olah TKP untuk mendalami kasusnya ” jelasnya

Ferry Octaviari Pratama S.I.K., M.H Kapolsek Putri Hijau

Lebih lanjut IPTU Ferry mengatakan kejadian terungkapnya kelakuan terduga pelaku berawal saat ibu korban FT (36) membawa anaknya berobat ke salah satu Rumah Sakit di Kota Bengkulu karena korban demam. Ibu korban bersama ayah korban memeriksakan korban yang telah telat datang bulan selama 7 bulan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter kandungan menyatakan bahwa anaknya telah hamil 7 bulan. Setelah mengetahui hasil pemeriksaan dokter tersebut ibu korban menanyakan kepada anaknya siapa yang telah menyetubuhi korban dan dari pengakuan sang anak bahwa ayah kandung korban yang telah melakukan persetubuhan kepadanya tersebut sebanyak satu kali di bulan Mei 2019.

Ayah cabul

Ibu korban menanyakan kepada suaminya apa yang telah dilakukan suaminya kepada anak kandungnya dan suaminya mengakui perbuatannya tesebut bahwa pelaku telah menyetubuhi korban
“Saat masih di Rumah Sakit ibu korban menanyakan kepada suaminya dan setelah selesai bertanya suaminya menghilang dari rumah sakit” imbuhnya

Atas pengakuan suaminya maka pihak keluarga korban melapor ke Polsek Putri Hijau. Atas kelakuanya pelaku dijerat Undang undang perlindungan anak dan perempuan
“Sementara kita jerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak Dan Perempuan dan tidak menutup kemungkinan akan ada pasal lain yang akan kita terapkan” pungkasnya

Pewarta YN