Semarfm.com – Pondok Suguh : Yayasan Paud Terpadu Kasih Sayang bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Mukomuko Provinsi Bengkulu, Kelompok Pemuda Pemuda Penggiat Alam & Lingkungan Hidup (KP3ALH), Komunitas Masyarakat Peduli Penyu (KMPP), Karang Taruna Desa Air Hitam mengajak 55 orang siswa-siswi PAUD Terpadu Kasih Sayang Desa Bumi Mekar Jaya Kecamatan Pondok Suguh melakukan pelepasan anak tukik alias penyu di Pantai Sinar Laut sabtu (12/10/2019)

Ketua Yayasan Kasih Sayang, Ganjar Hilmawan, A. Md saat di konfirmasi semarfm.com di sela-sela acara mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan konservasi sejak dini
” Ini merupakan agenda puncak tema pembelajaran dan sekaligus memberikan pelajaran alam bagi siswa-siswi sejak dini tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan mencintai lingkungan. Dalam hal ini penyu laut merupakan satwa dilindungi, itu binatang langka” jelasnya

Ketua Yayasan Kasih Sayang, Ganjar Hilmawan, A. Md saat di konfirmasi semarfm.com di sela-sela acara mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan konservasi sejak dini
” Ini merupakan agenda puncak tema pembelajaran dan sekaligus memberikan pelajaran alam bagi siswa-siswi sejak dini tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan mencintai lingkungan. Dalam hal ini penyu laut merupakan satwa dilindungi, itu binatang langka” jelasnya

Lelaki yang akrab di panggil Iman berharap pendidikan sejak dini kepada anak-anak akan mengenal kekayaan hayati yang juga merupakan kekayaan lokal kita dapat tertanam di jiwa siswa – siswi dan kedepannya diharapkan mereka menjadi generasi penerus yang turut berperan melestarikan penyu
“Sebanyak 107 ekor penyu kita lepas di kawasan konservasi dan alhamdulillah kegiatan ini di dukung oleh seluruh pihak terkait dan kita sangat berterimakasih

Pelepasan penyu

Febi Putri Rahayu, salah seorang anak TK yang melepas penyu didampingi oleh gurunya mengatakan sangat senang dan baru pertama kali melihat penyu.
“Sangat senang melihat penyu, lucu dan jalannya pelan,” katanya

Di tempat yang sama, Dede Sumarna, anggota Kelompok Pemuda Pemuda Penggiat Alam & Lingkungan Hidup (KP3ALH) mengungkapkan penyu tersebut merupakan hasil penakaran di Taman Wisata Alam Air Hitam
” Tukik/penyu yang dilepaskan merupakan hasil penakaran di wilayah Taman Wisata Alam Air Hitam yang berada di Desa Sinar Laut” ungkapnya

Pewarta ito