Semarfm.com – Mukomuko : Untuk mengoptimalkan potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Mukomuko, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Mukomuko me” warning” seluruh Kepala Desa dan pengurus Bumdes untuk berpedoman dengan aturan yang ada dalam pelaksanaannya

Hal ini di katakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Mukomuko, Gianto, SH. M. Si saat di kunjungi semarfm.com di ruang kerjanya senin, 04/09/2019
” Usahakan unit usaha Bumdes dengan menggali dan memanfaatkan potensi yang ada di desa dan dapat memberi masukan pendapat untuk desa itu sendiri ” ucapnya

Kadis PMD Gianto SH. M. Si

Lebih lanjut Gianto menyampaikan tidak sedikit Kepala Desa, pengurus BUMDes yang tersandung kasus hukum akibat menyelewengkan anggaran
” Untuk Pemdes jika belum mampu untuk mendirikan Bumdes jangan di paksakan, karena jika di paksa hasilnya tidak akan maksimal cenderung membuang anggaran saja” lanjutnya

Mantan Asisten I ini menambahkan dalam menggunakan anggaran tidak perlu takut dengan catatan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku. Harus lebih cermat dan hati-hati, niat ingin mengabdi harus di barengi dengan pemahaman, pengetahuan dan aturan

Data terhimpun, beberapa waktu yang lalu Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi baru saja mengumumkan, memasuki Juli 2018 saat ini, jumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh Indonesia mencapai 35 ribu dari 74.910 desa di Indonesia. Sebelumnya Kementerian Desa menargetkan 5000 BUMDes, jumlah ini jauh melampaui dari target.

Sementara di Kabupaten Mukomuko sendiri memiliki 93 Bumdes dari 148 desa yang rata-rata masih banyak yang menggunakan sumber dana dari APBDes

Pewarta : ito