Semarfm.com – Pondok Suguh : Maraknya peredaran miras berupa tuak di wilayah Kecamatan Pondok Suguh sangat memprihatinkan, bahkan telah menyasar ke kalangan pelajar.

Minuman keras menjadi salah satu pemicu seseorang melakukan kejahatan baik pencurian dengan pemberatan (cura), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tidak asusila dan hal negatif lainnya.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Desa Air Hitam bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, guru, pemuda, kepolisian dan TNI melakukan pertemuan yang bertempat di Balai Desa Air Hitam pada hari senin (19 /08/2019).

Kepala Desa Air Hitam melalui Sekdes, Slamet Prihatin, mengatakan bahwa peredaran tuak di wilayahnya sudah berindikasi mengarah kepada tindak kriminal.
” Kami mengundang semua unsur terkait, pembuat tuak, tokoh masyarakat, agama dan kami juga berkoordinasi dengan kepolisian dari sektor Pondok Suguh dan Babinsa dari TNI untuk mencari solusi masalah ini ” ucap Lelaki yang akrab di panggil mas Datin.

Diakuinya, awalnya pembuat tuak ini memproduksi gula, namun seiring waktu beralih ke pembuatan tuak, dan kami telah tiga kali memanggil beberapa orang penjual tuak untuk dilakukan pembinaan.
” Saya atas nama Pemerintah Desa Air Hitam mohon maaf atas peristiwa ini dan kami telah berkoordinasi dengan beberapa unsur untuk mencari jalan yang terbaik ” ucap Datin.

Sementara itu salah satu kepala sekolah yang hadir mengatakan agar pembuat tuak harus lebih jeli dan peduli dalam menjual dagangannya
” Harus lebih selektif dalam memasarkan dagangannya jangan anak di bawah umur atau anak sekolah beli di layani juga, lebih peduli dengan generasi penerus” ujarnya.

Pewarta U -0n0