Semarfm. com – Penarik : Satu lagi persoalan yang diduga terjadi di wilayah Kabupaten Mukomuko terkait Pemilihan umum (Pemilu) serentak 17 April 2019 lalu. Dimana diduga warga Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi, nyoblos di wilayah Kabupaten Mukomuko. Tepatnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2 Dusun Dua Desa Lubuk Mukti Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko. Data terhimpun dilapangan, dua warga yang ikut nyoblos itu adalah suami istri inisial SI dan SN. Keduanya tidak masuk dalam daftar DPT,DPTb, diiduga memberikan hak suaranya hanya menggunakan e-KTP Provinsi Jambi.

Kades Lubuk Mukti, Arif Mukanto membenarkan kedua suami istri itu adalah warga desanya.Namun,hingga saat ini (kemarin 24/4’19),pihaknya belum menerbitkan surat domisili. Terkait yang bersangkutan ikut memberikan hak suaranya atau tidak,ia tidak mengetahui pasti. Yang bersangkutan beberapa hari lalu ada menyampaikan surat pindah yang diterbitkan Dukcapil Provinsi Jambi, tertanggal 2 April 2019.”Kalau surat pindah dari Dukcapil,Jambi ada. Dan saya sudah mengetahui.Tetapi untuk surat domisili dari pemerintahan desa belum menerbitkan,”akunya.

Ketua PPS Desa Lubuk Mukti, Suherman dikonfirmasi mengaku tidak memperbolehkan warga dari luar Kabupaten Mukomuko, bisa memilih tanpa ada E-KTP Provinsi Bengkulu dan tanpa terdaftar DPT dan DPTb. “Memang ada yang menggunakan form DPTb sebanyak 25 pemilih. Tetapi,semuanya warga Kabupaten Mukomuko dengan dibuktikan identitas E-KTP Provinsi Bengkulu Kabupaten Mukomuko, ”Katanya, ketika dijumpai wartawan di kantor desa Lubuk Mukti.

Terpisah,pemilih yang bersangkutan inisial SI ketika didatangi wartawan mengaku ikut menyoblos.”Ya, saya dan suami saya ikut mencoblos di TPS 2. Tetapi hanya untuk Pemilihan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden,”singkatnya.

Ketua KPU Mukomuko, Irsyad dikonfirmasi baru mengetahui informasi tersebut. Tetapi pihaknya telah mengintruksikan petugas di desa setempat untuk melakukan pengecekan.”Informasi itu telah saya teruskan ke petugas di desa setempat untuk mengecek.Sehingga akan diketahui secara pasti dan jelas terkait informasi tersebut,”ungkapnya.Terpisah,Ketua Bawaslu Kabupaten Mukomuko, Fadlul Azmi mengaku belum menerima laporan dan tidak ada temuan dari jajarannya terkait hal tersebut.”Belum ada laporan.Bagi masyarakat yang tidak terima dan mengetahui hal itu,segera dilaporkan  dan akan ditindak lanjuti oleh jajarannya,”Jawab Fadlul.

Pewarta @dmin