Semarfm.com – Mukomuko ; Sebanyak 148 desa yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Mukomuko, sebagian besar masih berstatus sebagai desa berkembang. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mukomuko, Saroni SH menyampaikan,  desa-desa berstatus sebagai desa berkembang harus termotivasi menjadi desa mandiri. Ini harus didorong penuh oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID), Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD). Desa yang berkembang harus menjadi desa mandiri,tegasnya. Saroni juga menyampaikan, TPID, PD dan PLD harus lebih bersinergi dengan pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten supaya dana desa (DD) bisa lebih bermanfaat.

Dengan tidak meninggalkan prioritas-prioritas yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu dengan sinergitas, akan dapat merumuskan dan memecahkan masalah apa yang selama ini dihadapi dan dapat dituntaskan. Serta dapat menemukan apa yang bisa dilakukan untuk tahun 2019 mendatang. Ia juga menyampaikan, ketiga unsur tersebut harus mendorong penggunaan DD lebih berkualitas dan efektif. Dalam rangka efisiensi pembangunan dari DD. Serta menumbuhkembangkan pembangunan yang inovatif. Karena PID hadir sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembangunan DD. Pembangunan desa tidak hanya pada infrastruktur. Tetapi bagaimana meningkatkan sumber daya manusia (SDM), mengembangkan potensi desa dan kewirausahaan di desa. Sehingga menjadi nilai tambah untuk desa. Ditambah lagi  puluhan desa sudah ada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),ungkapnya.

Pewarta : @dmin