Semarfm.com – Lubuk Pinang : Puluhan Masyarakat Sumber Makmur ( eks tranmigrasi SP 8 ) menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah berkenaan dengan pencetakan sawah yang sedang berlangsung di wilayahnya dengan membawa tuntutan : stop penebangan sawit dilahan yang tidak produktif ( lahan gambut ) si tanami padi, Lahan yang sudah terbongkar agar segera diselesaikan , pembuatan saluran air kelahan yang sudah tercetak, pembuatan saluran air wajib menggunakan tanah mineral ( lahan 1 ), stop penebangan di lahan 1 sebelum ada air yang mengalir dan penebangan lahan 1 yang gambutnya dalam mohon di stop dulu.

Menanggapi tuntutan tersebut Kadis Pertanian yang diwakili oleh Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Ali Mukhidin S.Hut menjelaskan hal hal yang berkenaan dengan cetak sawah dan membangun persepsi bersama dengan masyarakat agar tidak terjadi mis komunikasi, namun dia mengatakan menerima aspirasinya tersebut dan akan segera di tindak lanjuti.
Komandan Kodim 0428 Mukomuko Kolonel Infantri I Wayan Hadi menyambut baik apa yang disampaikan oleh masyarakat petani namun ia juga berharap agar  masyarakat memahami keadaan alam dan proses yang harus dilakukan oleh pelaksana  pelaksana ( TNI ) dan tetap menjaga situasi agar tetap kondusip.

Hadir juga dalam pertemuan perwakilan dari UPTD Pengairan  Balai Wilayah Sungai yang menegaskan kepada petani bahwa saluran air ( tersier ) akan dituntaskan olah pihaknya sebagai penanggung kawan saluran irigasi ” tahun 2019 BWS VII wilayah Sumatra akan memprioritaskan pembangunan saluran tersier pada daerah pencetakan sawah, dan mohon kepada masyarakat yang tanahnya terkena jaringan agar bisa bekerja sama ” jelas Hasan perwakilan UPTD Pengairan BWS VII wilayah Sumatra.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Sumber Makmur Kecamatan Lubuk Pinang itu berjalan tertib.

Pewarta : @4ng