*GEMPABUMI TEKTONIK M5,1 MENGGUNCANG KABUPATEN MUKOMUKO, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI*

Hari Jumat, 30 November 2018, pukul 21.49.32 WIB, wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=5,1 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M=4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,07 LS dan 100,87 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 62 km arah barat daya Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Propinsi Bengkulu pada kedalaman 72 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik. Dugaan kuat yang menjadi pembangkit gempabumi ini adalah aktifitas zona subduksi antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Mukomuko II-III MMI dan Padang II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami

Hingga pukul 22.18 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya

 

Dikutip dari website BMKG diwartakan kembalin@dmin