Semarfm.com – Mukomuko : Sebanyak empat kepala desa (Kades) dari tiga kecamatan di Kabupaten Mukomuko, menyurati Gubernur Bengkulu, kemarin. Mereka sepakat menandatangani satu surat, untuk meminta Gubernur merealisasikan peningkatan ruas jalan provinsi yang melintas di desa mereka.
Empat kades dari tiga kecamatan itu, yakni Kades Selagan Jaya Kecamatan Kota Mukomuko, Sumanto dengan didukung Kades Pondok Kopi Kecamatan Teras Terunjam, Gusyanto, Kades Pondok Batu Kecamatan Kota Mukomuko, Hendri Syahrizal dan Kades Agung Jaya Kecamatan Air Manjuto, Laman.
Diketahui, tahun ini, ruas jalan provinsi tersebut, sudah dianggarkan Rp 8,5 miliar di APBD Provinsi Tahun Anggaran 2018.

 

Sebagaimana sudah ditegaskan Plt. Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah saat kunjungan kerja ke Mukomuko beberapa waktu lalu. Peningkatan ruas jalan provinsi itu, tepatnya antara Desa Agung Jaya SP3 ke Desa Selagan Jaya. Dengan target pengerjaan konstruksi hotmix sepanjang tiga kilometer. Dengan nama paket proyek, peningkatan jalan Lubuk Gedang – SP VI.
Kades Selagan Jaya, Sumanto mengatakan, sangat berharap Gubernur segera membangun kembali jalan provinsi yang terletak di Desa Agung Jaya sampai dengan Desa Selagan Jaya, pada tahun ini juga. Ia meminta kebijakan Gubernur, demi terciptanya keadilan sosial dan pemerataan pembangunan.
Ditambah lagi, kondisi ruas jalan provinsi di desa mereka sudah banyak yang berlubang. Akibatnya, banyak warga yang melintas, terutama berkendaraan motor, mengalami kecelakaan.
“Banyak warga yang berjatuhan menjadi korban, karena kecelakaan,” kata Sumanto.
Dan lebih mirisnya lagi, Selagan Jaya bagian dari Kecamatan Kota Mukomuko. Yang notabenenya, bagian dari wilayah pusat ibukota kabupaten. Namun kondisi akses jalannya, memprihatinkan.
“Selagan Jaya itu bagian dari Kecamatan Kota Mukomuko. Tapi walau bagian dari pusat ibukota kabupaten, tapi jalannya masih jelek. Padahal ini jalan provinsi,” kesal Sumanto.
Dari pantauan di laman website LPSE Provinsi Bengkulu, proyek tersebut masih dalam proses lelang. Terlihat, ada 19 yang mendaftar jadi peserta, hingga kemarin (5/9). Diantaranya PT. Lubuk Minturun Konstruksi Persada, PT. Genta Gilang Gemilang, PT. Deki Karya Bastari, PT. Swakarsa Multijaya, PT. Daya Putra Sihindo dan PT. Bunga Mas Perkasa.
Meski jumlah penawarnya banyak, ternyata hanya satu perusahaan yang menyampaikan penawaran, dengan nilai penawaran sebesar Rp 8,06 miliar dari pagu proyek Rp 8,4 miliar di laman website tersebut.
Tertera juga, pada 11 September 2018, dijadwalkan penetapan pemenang lelang. Kemudian penandatanganan kontrak ditarget 21 September 2018.