Semarfm.com – Mukomuko : Sampai dengan Bulan Agustus 2018 Proyek pemerintah bernilai mencapai Rp 9,8 miliar rupiah dengan rincaian Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp 6,6 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 3,2 miliar yang di naungi Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko tidak berjalan dan terancam mubazir serta merugikan masyarakat, hal ini diungkap oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mukomuko, Ir Zulfahni .”Seharusnya di bulan Agustus lalu, kegiatan fisik minimal sudah berjalan 50 persen. Namun faktanya di OPD Distan masih nol persen,”katanya Pihaknya selaku mitra OPD Dinas Pertanian , telah menginggatkan bahkan menghubungi Kepala OPD tersebut. Namun tidak ada respon yang positif. Namun informasi yang ia peroleh dari salah seorang pejabat di OPD itu, seluruh perencanaan sudah selesai.Tinggal lagi menunggu perintah ataupun intruksi dari Kepala OPD yang bersangkutan. ”Fungsi kita di legislatif sudah dilakukan. Tinggal lagi Kepala OPD tersebut mempunyai kemampuan atau tidak dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk membangun daerah ini agar lebih maju dan kesejahteraan masyarakat meningkat,”tegasnya. Pihaknya juga sangat mengkhawatirkan miliaran rupiah proyek pemerintah yang belum berjalan itu tidak selesai jika tidak segera di kerjakan. Belum lagi nantinya pihak ketiga di lapangan ada berbagai kendala. Seperti kondisi cuaca hujan dan lainnya. Ia menyarankan Kepala Daerah dan pihak terkait lainnya sesegera mungkin mengambil langkah-langkah dan panggil OPD-OPD yang kinerjanya di nilai lamban.”Kami sarankan kepada eksekutif tidak berdiam diri. Segera ambil langkah-langkah. Ini tidak lain untuk  keberlanjutan pembangunan  di daerah ini,”pungkasnya.

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Arif Isnawan terkesan menghindar. Kemarin (4/9) di datangi ke kantornya,yang bersangkutan tidak berada di tempat. Dihubungi via handphone berkali-kali tidak ada jawaban. Sehingga belum dapat hak jawab dari yang bersangkutan terkait tidak berjalannya kegiatan proyek pemerintah di OPD tersebut.

Pewarta Admin