Semarfm.com – Mukomuko ; Kejaksaan Negeri Mukomuko menetapkan tersangka dugaan korupsi pembangunan jalan simpang tanah rekah yang menggunakan dana APBN Dinas PU Propinsi Bengkulu TA 2016.
Hal ini terungkap dalam konfrensi pres yang dilakukan oleh Kejari Mukomuko bertempat di Aula Kejari Mukomuko disampaikan langsung oleh Kajari Agus Irawan didampingi oleh para kasi.

Dijelas oleh Kajjari Agus Irawan yang ramah dengan wartawan ini dari hasil penyelidikan ada item pekerjaan yang mestinya dilaksanakan, namun tidak dikerjakan. Setelah penghitungan secara mendetil, pekerjaan yang terlaksana dilapangan hanya terdapat 68 persen.  Akan tetapi pada termin ke II pihak perusahaan dimaksud, menerima pembayaran penuh atau pencairan 100 persen. Dan
Dari hasil audit PBKP provinsi Bengkulu, nomor.SR-1472/PW06/05/2018 tertanggal 27 Juli 2018, terdapat kerugian negara sebesar Rp 572,1 juta. Sehingga dari hasil kesimpulan kasus itu, Kejari Mukomuko menetapkan KPA, PPTK serta Kontraktor-nya yang harus bertanggung jawab.

Berdasarkan surat kronologi perkara, bahwa pada tahun 2016 terdapat mata anggaran pembanguanan jalan Tanah Rekah (Lapen) sepanjang 1.000 meter, melalui dinas PU provinsi Bengkulu pada bidang Bina Marga. Setelah dilakukan pelelangan, dimenangkan oleh CV. Geo Jasa dengan nilai kontrak Rp 1,89 milyar lebih. Dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender, dimulai dari tanggal 10 Juni 2016 lalu.

Pewarta @ang