Semarfm.com, Pondok Suguh – PT Gajah Sakti Sawit (GSS) telah merumahkan seluruh karyawan pasca unjuk rasa warga beberapa hari yang lalu.

Ketua LSM Kpk Nusantara Mukomuko, Rudi Hartono saat ditemui Kontributor SemarFM di tempat kediamannya mengatakan
” Kami dari LSM hanya monitoring, pemandu, mengarahkan dan memantau situasi saat unjuk rasa warga agar tidak anarkis dalam menyampaikan aspirasinya ” ujarnya

Masih menurut beliau, tenggang waktu yang diberikan adalah sampai dengan hari minggu (01/07/2018), Karang Taruna Desa Tunggang dan masyarakat masih melakukan patroli di lokasi pabrik secara bergantian

” Sampai dengan kemarin (jumat, 29/06/2018) dari sepuluh tuntutan warga baru tujuh yang di kabulkan sisanya kami tetap menunggu dan berpedoman pada kesepakatan yang telah dibuat, apabila sampai batas akhir waktu yang telah di sepakati tidak ada sikap dari manajemen PT. GSS, kami akan melakukan pengusiran ” ujar mantan kades ini.

Sementara pantauan di lokasi unjuk rasa masih terlihat portal yang dibuat oleh warga, bahkan warga telah mendirikan tenda tidak jauh dari portal yang mereka buat.

Terlihat beberapa orang warga sedang berjaga
” iya mas, kami dari Karang Taruna dan masyarakat masih berjaga bergantian siang dan malam sembari menunggu kabar dari perusahaan” ujar salah seorang warga yang sedang berjaga.

Kapolres Mukomuko AKBP Yayat Ruhiyat SIK melalui Kapolsek Pondok Suguh IPDA Dilia Pria firmawan STK saat dikonfirmasi mengatakan
” Sampai saat ini situasi dan kondisi di Wilayah Hukum Polsek Pondok dalam keadaan kondusif dan kami menghimbau agar warga tetap menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing” ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, Manajemen PT. GSS blm dapat dikonfirmasi.

 

Pewarta U_ono