Radio Semarfm – Arga Makmur ; Pada  Minggu tanggal 18 Maret 2018 jam 09.00 wib di Objek Wisata Air Terjun Kelurahan Kemumu Kec. Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara telah terjadi Peristiwa penemuan Mayat dengan jenis kelamin Laki – laki,

Adapun kronogis penemuannya dimana pada Jam 09. 00 wib ketika Sumanto mau ke kebun, dia melihat ada kain dari atas Air Terjun sekira jarak 25 meter lalu kemudian Sumanto mendatangi Lokasi yang berada tepat dibawah Air Terjun di temukan sesosok Mayat berjenis kelamin Laki – laki dengan posisi terlentang di dalam air menggunakan kemeja dengan corak kotak – kotak. Penemuan ini langsung dilaporkan Sumanto kepada Kades Kemumu yang langsung berkoordinasi dengan  Babinsa setempat Brigpol Devi Afrianto SH dan bersama masyarakat langsung menuju TKP.

Korban diketahui bernama Satiman warga kelurahan Kemumu dan menurut keterangan Suyitno ( Menantu )  Korban  2 hari lalu pamit dengan isterinya Watinah untuk pergi kekebun yang berada di Talang Rais yang berjarak tempuh 1 KM dari rumah Korban.

Dari hasil Visum et Refertum RSU Argam Makmur, korban mengalami luka pada bagian alis kiri, luka sobek pada bagian kepala sebelah kiri sebesar 6,5 CM, diperkirakan korban terpeleset dan jatuh ke jurang air terjun sedalam 25 meter saat hendak menuju kekebunya di Talang Rais.

Adapun Peristiwa kedua adanya korban tenggelam di paul kemumu ( Siring Irigasi  kemumu ) atas nama leonardo m. Yusel bin sarlius sarkawi u 19 tahun, mahasiswa UT Arga Makmur, dimana korban  bersama dengan 10 orang rekannya tiba di paul kemumu dan mandi di aliran irigasi tetsebut, selanjutnya mereka bersama sama melewati terowongan, yang di dahului oleh rekan korban bernama Tedy warga Taba Tembilang  dan disusul oleh rekan rekannya yang lain termasuk korban.  setelah melewati terowongan, rekan rekan korban berhasil melewati terowongan dengan selamat, sedaangkn korban tertinggal di dalam trowongan untok beberapa saat, setelaah itu baru keluar daalm keadaan pingsan, oleh rekan nya langsung dilarikan ke RSUD dengan mengendarai sepeda motor, Namun nyawa korban tidak tertolong, dugaan korban terlalu banyak meminum air.

pewarta Cipto