Radio Semarfm – MUKOMUKO – Malam puncak hari jadi kabupaten Mukomuko ke 15, kawasan Kompek Pemkab  bagaikan disulap menjadi lautan manusia. Karena belasan ribu masyarakat yang hadir,mereka datang dari berbagai daerah bahkan dari  pelosok desa terpencil sekalipun. Hingga membuat suasana di kecamatan Kota Mukomuko tersebut, mendadak mengelami kemacetan. Pasalnya hiburan rakyat yang dimulai sekitar pukul 20:00 wib waktu setempat, Minggu malam (25/2), mengakibatkan tumplek-blek, serta tertumpah ruahnya masa. Seakan-akan mendadak Mukomuko ibarat suasana di ibu Kota Jakarta. Dikarenakan saking hiruk-pikuknya manusia, yang berkumpul kawasan perkantoran pemda itu.
Ditanyakan, kepada salah seorang penonton, Rahman (34) mengaku, Ia sengaja datang dari desa terpencil. Yakni orang-orang lokal mengenal, dengan sebutan kawasan Ujung Tolan. Yang berjarak lebih kurang sekitar 100 kilo meter, dari pusat Kota setempat. Karena, kemungkinan pula, yang selama ini haus akan hiburan, mungkin.
“ Saya kebetulan sengaja datang dari Ujung Tolan. Karena saya mendengar, acara ini, menampilkan artis ibu Kota. Jujur memang, selama ini kita termasuk kurang hiburan. Yang setiap harinya, sibuk mengurusi kebun, serta pergi bekerja ke ladang.” akunya, dengan singkat.
Berdasarkan pantauan, oleh karena berjubelnya jumlah penonton, menyaksikan penghelatan hiburan rakyat tersebut. Salah seoran wanita ditengah kerumunan orang banyak itu, tiba-tiba mengalami pingsan. Dan terpaksa digotong oleh pihak keamanan dari Polres Mukomuko yang bertugas. Serta dinaunginya pada salah satu tenda yang ada, dan tertutup.
Berdasar pengamatan pula, pesonil TNI, Kepolisian, serta Satpol PP dikerah dan disiagakan. Untuk menjaga keamanan serta ketertiban, jalannya acara yang diperkirakan, usai sampai lewat tengah malam tersebut. Nampak pula, Bupati Mukomuko Coirul Huda, SH, terlihat tersenyum bangga dan merasa senang, oleh riuhnya masyarakat yang hadir. Untuk turut memeriahkan malam puncak HUT, Kampuang Sakti Ratau Batuah itu. Setelah melakukan pemotongan kue, berkaitan dengan hari jadi ke 15. Tak banyak untaian kata yang terucap dari bibir, mantan perwira TNI tersebut, pada saat dipersilahkan memberi kata sambutan.
“ Hanya satu patah kata saja. Kalau saya sebutkan Mukomuko, kalian silahkan katakan Asyik, ya.” Pinta Choirul Huda, kepada belasan ribu penonton.
Lantas dengan secara spontonitas, terangkailah suatu kosa kata Mukomuko Asyik . Tentunya dibalas oleh para penonton, dan melapaskan kata Asyik. Sedangkan Bupati, lebih dahulu mengucapkan, Mukomuko. Setelah itu, Bupati dimintai menyumbangkan sebuah lagu favoritnya. Kata Huda, lagu kesukannya, adalah berjudul “ Aku Takut Kehilangan Mu”. Yang memiliki makna dari lirik tembang itu, “ Tanpa Alasan Yang Tak Pasti. Hidup Tanpa Dirimu Aku Bisa Gila.”
Suasana bertambah meriah, Bupati selain didampingi isteri tercintanya, didampingi pula oleh artis kondang dan fenomenal, Duo Racun. Menjelang Carly Vanhouten ditampilkan. Untuk membawakan, segudang koleksi lagu-lagunya.(Aris)