Radio semarfm – Lubuk pinang ; Pemberian untuk kas desa yang diberikan oleh PT Karya Sawitindo Mas Tanjung Alai kecamatan Lubuk Pinang dinilai sebagaian orang sangat baik dan bagus untuk kemajuan dari desa dimana tempat perusahaan tersebut berada seperti yang di ungkapkan oleh  Kades Lubuk gedang ketika dijumpai dikediamanya pada Sabtu, 17 februari lalu, ” memang sudah seharusnya setiap perusahan mengeluarkan dana CSR seperti yang sudah ditegaskan dalam UU. Terdapat 2 UU yakni yang menegaskan tentang CSR yakni UU No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) pasal 74 & UU No.25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal pasal 15,17 & 34 ” ujar Muhtarudin, hanya dia berharap agar PT KSM dapat juga memberikan hal yang sama kepada desa penyangga lainya seperti Desa yang dipimpinya dimana Desa Lubuk Gedang ini nyata nyata berbatasan langsung dengan Desa Tanjung Alai tempat perusahan tersebut beroperasi ” jangan hanya asap dan bau yang dikirim kesini tapi juga kewajiban perusahaan seperti yang sudah diatur dalam UU” ujar Kades yang terkenal suka blak blakan ini ” Selama saya menjadi Kades disini tidak pernah ada bantuan yang diberikan untuk desa, saya berharap agar perusahan tersebut bisa bersikap adil dengan desa kami , jujur kami cemburu, karena selam ini tidak ada samasekali kepedulian perusahaan terhadap desa kami” tegas Muhtarudin

Melaksankan tanggungjawab sosial secara normatif merupakan kewajiban moral bagi jenis perusahaan apapun. Ketika perusahaan sebagai komunitas baru melakukan intervensi terhadap masyarakat lokal, sudah menjadi keharusan untuk melakukan adaptasi dan memberikan kontribusi, dikarenakan keberadaannya telah memberikan dampak baik positif maupun negatif.

CSR (Corporate Social Responsibility) atau dalam terjemahan secara umumnya adalah tanggung jawab sosial perusahaan pada lingkungannya, bagi manajemen suatu perusahaan sudah merupakan bagian dari kegiatan operasionalnya dan biasanya sudah di budgetkan dalam anggaran tahunan.Saat ini Indonesia yang sedang mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi yang disebabkan oleh ekonomi global yang tidak kunjung membaik. Hal ini menjadikan CSR menjadi topik hangat untuk dibicarakan dan sekarang dilirik sejauh mana kepedulian perusahaan terhadap lingkungannya tempat perusahaan tersebut berkiprah menjalankan usahanya.